![]() |
| Wakil Bupati |
22 Juni 2012, 09:00 WIB
Wakil bupati Cianjur dr. H. Suranto, MM., hadiri acara serah terima jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cianjur dari Sahat Philips Parapat, Bc.IP.SH.MH kepada Tri Saptono Sambudji,Bc.IP.SH Kamis 21 juni 2012 di lapas kelas II B, dihadiri oleh Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat M. Nasiralmi, SH., MM, Kepala Divisi Pemasyarakatan Drs. Dedi Sutardi, Bc.IP, MH. , Kalapas dari beberapa wilayah Jabar, Muspida serta tamu undangan lainnya.
Permayarakatan dinyatakan sebagai suatu sistem pembinaan terhadap para pelanggar hukum dan sebagai suatu pengejawantahan keadilan yang bertujuan untuk mencapai reintegrasi sosial atau pulihnya kesatuan hubungan antara warga binaan pemasyarakatan dengan masyarakat.
Dalam sambutannya Wakil bupati mengucapkan terima kasih atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten cianjur, dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Sahat Philip Parapat, Bc. Ip. SH. MH atas segala pengabdian dan dharma bhaktinya serta terjalinnya kerjasama yang baik antara Lapas Klas II B cianjur dengan pemerintah Kabupaten Cianjur selama ini, selanjutnya kepada bapak Tri Saptono Sambujdi, Bc. Ip. SH. selaku Kalapas yang baru, mengucapkan selamat datang di kabupaten cianjur, semoga kehadirannya dapat lebih memaknai kinerja pemerintah Kabupaten Cianjur.
Pada kesempatan itu Kalapas yang lama Sahat Philips Parapat, Bc.IP.SH.MH yang dipindah tugaskan ke wilayah kota Medan Sumatera Utara, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Cianjur, DPRD, TNI POLRI, Pengadilan Negeri Cianjur, tokoh agama dan seluruh pihak yang sudah banyak berperan untuk mewujudkan tujuan membangun warga binaan menjadi lebih baik serta dengan berhasilnya program pesantren terpadu di Lapas klas II B Cianjur merupakan wujud kerja sama yang baik diantara pihak-pihak terkait yang perlu terus di jaga dan ditingkatkan, dan tali silaturrahmi harus tetap di jaga untuk kemajuan bersama walau berjauhan. ( d_nie/agus aq,yn )
Permayarakatan dinyatakan sebagai suatu sistem pembinaan terhadap para pelanggar hukum dan sebagai suatu pengejawantahan keadilan yang bertujuan untuk mencapai reintegrasi sosial atau pulihnya kesatuan hubungan antara warga binaan pemasyarakatan dengan masyarakat.
Dalam sambutannya Wakil bupati mengucapkan terima kasih atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten cianjur, dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada Sahat Philip Parapat, Bc. Ip. SH. MH atas segala pengabdian dan dharma bhaktinya serta terjalinnya kerjasama yang baik antara Lapas Klas II B cianjur dengan pemerintah Kabupaten Cianjur selama ini, selanjutnya kepada bapak Tri Saptono Sambujdi, Bc. Ip. SH. selaku Kalapas yang baru, mengucapkan selamat datang di kabupaten cianjur, semoga kehadirannya dapat lebih memaknai kinerja pemerintah Kabupaten Cianjur.
Pada kesempatan itu Kalapas yang lama Sahat Philips Parapat, Bc.IP.SH.MH yang dipindah tugaskan ke wilayah kota Medan Sumatera Utara, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Cianjur, DPRD, TNI POLRI, Pengadilan Negeri Cianjur, tokoh agama dan seluruh pihak yang sudah banyak berperan untuk mewujudkan tujuan membangun warga binaan menjadi lebih baik serta dengan berhasilnya program pesantren terpadu di Lapas klas II B Cianjur merupakan wujud kerja sama yang baik diantara pihak-pihak terkait yang perlu terus di jaga dan ditingkatkan, dan tali silaturrahmi harus tetap di jaga untuk kemajuan bersama walau berjauhan. ( d_nie/agus aq,yn )
![]() |
| Hibah RT/RW |
25 Juni 2012, 10:49 WIB
Bupati Cianjur Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, MM., belum lama ini melaksanakan kegiatan Pencanangan dan Penyerahan secara Simbolis Hibah Bantuan Keuangan Kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, bertempat di Lapang Prawatasari Cianjur. Turut hadir pada kegiatan tersebut unsur Muspida Kab. Cianjur, para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, para Camat, para Lurah dan Kades, Dirut PDAM Tirta Mukti Cianjur, para pengurus ARWT Kab. Cianjur serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Cianjur menyatakan; Sebagaimana kita fahami bersama, bahwa program hibah bantuan keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, dimaksudkan untuk mendukung dan mendorong upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan peningkatan akhlakul karimah dengan pendekatan keberpihakan dan pemberdayaan masyarakat.
Selanjutnya Bupati Cianjur menyampaikan oleh karenanya, perlu dilakukan upaya yang lebih efektif dalam pengelolaan bantuan keuangan tersebut, guna mengatasi berbagai permasalahan dan merespon kebutuhan serta menjawab tantangan perkembangan masyarakat, dengan memperkuat lembaga RT/RW sehingga mampu mengelola pembangunan secara partisipatif dalam memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah yang ada dan dirasakan oleh masyarakat.
Terakhir Bupati memberikan beberapa arahan yaitu: pertama , berikan pengertian kepada seluruh warga masyarakat dengan benar mengenai program bantuan hibah keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur agar masyarakat lebih memahaminya dengan benar. Kedua : laksanakan seluruh program yang telah direncanakan dan disepakati bersama dengan warga, dengan sungguh sungguh, transparan dan bertanggung jawab. Ketiga : lakukan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua lapisan masyarakat, pemerintahan desa/kelurahan ataupun dengan pengurus anak cabang ARWT desa atau kelurahan setempat. Keempat : gunakan dan manfaatkan dana bantuan hibah keuangan tersebut dengan sebaik baiknya, untuk sebesar - sebesarnya kepentingan warga masyarakat dengan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesejahteraanya secara mandiri. Kelima : kelola administrasi penatausahaannya dengan baik, oleh karena penatausahaan keuangan sangat menentukan proses pengelolaan keuangan; pengelolaan keuangan yang tidak berjalan dengan baik akan menimbulkan penyimpangan yang merugikan negara, untuk itu pengelolaan keuangan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku, sehingga akan mengurangi kesalahan - kesalahan yang mungkin terjadi. Keenam : kepada seluruh kepala desa dan kelurahan serta seluruh jajaran Asosiasi Rukun Warga Dan Rukun Tetangga Indonesia (ARWT Indonesia) Kabupaten Cianjur, agar senantias mengawal, mengarahkan dan mengawasi penggunaan dan penyalurannya, agar tidak terjadi penyalahgunaan dan penyimpangan penggunaannya.
Sementara itu Ketua ARWT Kabupaten Cianjur, Drs. H. Ahmad Gunawan melaporkan, kegiatan Pencanangan dan Penyerahan Simbolis Hibah Bantuan Keuangan Kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur ini merupakan kegiatan tahap pertama. Adapun peserta yang diundang dari 16 kecamatan di wilayah Cianjur Utara dan Cianjur tengah. (Andi Hakim, Adam,BH)
Dalam kesempatan itu, Bupati Cianjur menyatakan; Sebagaimana kita fahami bersama, bahwa program hibah bantuan keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, dimaksudkan untuk mendukung dan mendorong upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan peningkatan akhlakul karimah dengan pendekatan keberpihakan dan pemberdayaan masyarakat.
Selanjutnya Bupati Cianjur menyampaikan oleh karenanya, perlu dilakukan upaya yang lebih efektif dalam pengelolaan bantuan keuangan tersebut, guna mengatasi berbagai permasalahan dan merespon kebutuhan serta menjawab tantangan perkembangan masyarakat, dengan memperkuat lembaga RT/RW sehingga mampu mengelola pembangunan secara partisipatif dalam memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah yang ada dan dirasakan oleh masyarakat.
Terakhir Bupati memberikan beberapa arahan yaitu: pertama , berikan pengertian kepada seluruh warga masyarakat dengan benar mengenai program bantuan hibah keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur agar masyarakat lebih memahaminya dengan benar. Kedua : laksanakan seluruh program yang telah direncanakan dan disepakati bersama dengan warga, dengan sungguh sungguh, transparan dan bertanggung jawab. Ketiga : lakukan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua lapisan masyarakat, pemerintahan desa/kelurahan ataupun dengan pengurus anak cabang ARWT desa atau kelurahan setempat. Keempat : gunakan dan manfaatkan dana bantuan hibah keuangan tersebut dengan sebaik baiknya, untuk sebesar - sebesarnya kepentingan warga masyarakat dengan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesejahteraanya secara mandiri. Kelima : kelola administrasi penatausahaannya dengan baik, oleh karena penatausahaan keuangan sangat menentukan proses pengelolaan keuangan; pengelolaan keuangan yang tidak berjalan dengan baik akan menimbulkan penyimpangan yang merugikan negara, untuk itu pengelolaan keuangan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang undangan yang berlaku, sehingga akan mengurangi kesalahan - kesalahan yang mungkin terjadi. Keenam : kepada seluruh kepala desa dan kelurahan serta seluruh jajaran Asosiasi Rukun Warga Dan Rukun Tetangga Indonesia (ARWT Indonesia) Kabupaten Cianjur, agar senantias mengawal, mengarahkan dan mengawasi penggunaan dan penyalurannya, agar tidak terjadi penyalahgunaan dan penyimpangan penggunaannya.
Sementara itu Ketua ARWT Kabupaten Cianjur, Drs. H. Ahmad Gunawan melaporkan, kegiatan Pencanangan dan Penyerahan Simbolis Hibah Bantuan Keuangan Kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur ini merupakan kegiatan tahap pertama. Adapun peserta yang diundang dari 16 kecamatan di wilayah Cianjur Utara dan Cianjur tengah. (Andi Hakim, Adam,BH)
![]() |
| Bupati Cianjur |
25 Juni 2012, 10:50 WIB
Bupati Cianjur Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, MM., baru-baru ini, pimpin rombongan studi banding ke Desa Setianegara Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kadis Kesehatan Cianjur beserta Kepala Puskesmas, Wakadir RSUD Cianjur, Direktur RS Cimacan, Kepala Bappeda Cianjur, Kepala BKBPP Cianjur, Kepala BPMD Cianjur, Kadis Binamarga Cianjur, Kadis Hutbun Cianjur, Asbid Kesra Setda Kab. Cianjur, para Camat, Perwakilan Forum Pengurus Kader Posyandu Cianjur serta anggota rombongan lainnya.
Kunjungan studi banding tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Drs. H. Yosep Setiawan, Msi, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Cianjur beserta rombongan di Kabupaten Kuningan atas kepercayaan pemkab Cianjur yang menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu tujuan lokasi studi banding dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Sebagaimana diketahui bersama bahwa keberhasilan pembangunan suatu negara atau daerah dapat diukur melalui indeks pembangunan manusia (IPM). IPM Kabupaten Kuningan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 mencapai 70,38 dan pada tahun 2010 mencapai 72,61 serta diperkirakan tahun 2011 mencapai 72,82.sebagaimana diketahui bersama bahwa IPM merupakan indikator komposit yang terdiri dari indikator bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang ekonomi.
Rasa syukur dan tentunya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan, dalam pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan menempati peringkat ke-31 dari 440 Kabupaten dan Kota di Indonesia serta menempati urutan pertama dari 25 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dengan capaian IPKM sebesar 26773,5. Keberhasilan pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan ini yang dinilaii berdasarkan nilai komposit dari 24 indikator yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, tentunya merupakan upaya pembangunan yang dilaksanakan secara sinergis dan berkesinambungan dari seluruh bidang pembangunan serta tentunya peran serta masyarakat. Pada tahun 2010, di Kabupaten Kuningan darii 376 desa/kelurahan seluruhnya telah menjadi desa siaga, dengan rincian desa siaga dengan; 1). stara pratama sebanyak 58,50 % 2) stara madya sebanyak 35,37 % 3) stara utama sebanyak 6,12 %. berbagai upaya dan terobosan inovatif telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan agar seluruh desa menjadi desa siaga dengan strata utama.
Sementara itu Bupati Cianjur dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah menerima dan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga rombongan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Cianjur di bidang kesehatan berjalan dengan lancar. Lebih lanjut Bupati Cianjur berharap kepada rombongan yang mengikuti kunjungan kerja dan studi banding ini agar dapat mempelajari dan menghasilkan penemuan baru yang terbaik serta dapat diterapkan di Kabupaten Cianjur sehingga dapat melayani masyarakat dengan optimal khususnya di bidang kesehatan.
Pada kesempatan itu juga diadakan serah terima cinderamata khas daerah masing - masing dari Bupati Cianjur kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, juga sebaliknya. (d13,dans,BH)
Kunjungan studi banding tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Drs. H. Yosep Setiawan, Msi, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Cianjur beserta rombongan di Kabupaten Kuningan atas kepercayaan pemkab Cianjur yang menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu tujuan lokasi studi banding dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Sebagaimana diketahui bersama bahwa keberhasilan pembangunan suatu negara atau daerah dapat diukur melalui indeks pembangunan manusia (IPM). IPM Kabupaten Kuningan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 mencapai 70,38 dan pada tahun 2010 mencapai 72,61 serta diperkirakan tahun 2011 mencapai 72,82.sebagaimana diketahui bersama bahwa IPM merupakan indikator komposit yang terdiri dari indikator bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang ekonomi.
Rasa syukur dan tentunya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan, dalam pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan menempati peringkat ke-31 dari 440 Kabupaten dan Kota di Indonesia serta menempati urutan pertama dari 25 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dengan capaian IPKM sebesar 26773,5. Keberhasilan pencapaian IPKM Kabupaten Kuningan ini yang dinilaii berdasarkan nilai komposit dari 24 indikator yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, tentunya merupakan upaya pembangunan yang dilaksanakan secara sinergis dan berkesinambungan dari seluruh bidang pembangunan serta tentunya peran serta masyarakat. Pada tahun 2010, di Kabupaten Kuningan darii 376 desa/kelurahan seluruhnya telah menjadi desa siaga, dengan rincian desa siaga dengan; 1). stara pratama sebanyak 58,50 % 2) stara madya sebanyak 35,37 % 3) stara utama sebanyak 6,12 %. berbagai upaya dan terobosan inovatif telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Kuningan agar seluruh desa menjadi desa siaga dengan strata utama.
Sementara itu Bupati Cianjur dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang telah menerima dan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga rombongan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Cianjur di bidang kesehatan berjalan dengan lancar. Lebih lanjut Bupati Cianjur berharap kepada rombongan yang mengikuti kunjungan kerja dan studi banding ini agar dapat mempelajari dan menghasilkan penemuan baru yang terbaik serta dapat diterapkan di Kabupaten Cianjur sehingga dapat melayani masyarakat dengan optimal khususnya di bidang kesehatan.
Pada kesempatan itu juga diadakan serah terima cinderamata khas daerah masing - masing dari Bupati Cianjur kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, juga sebaliknya. (d13,dans,BH)
![]() |
| Penyerahan Hibah RT/RW |
26 Juni 2012, 08:26 WIB
Bupati Cianjur Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, MM., menyerahkan Secara Simbolis Hibah Bantuan Keuangan Kepada RT/RW Wilayah Cianjur Selatan. Senin, 25 juni 2012 di Alun-alun Kecamatan Sindangbarang. hadir pada kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kab. Cianjur, para Asisten Daerah Pemerintah Kabupaten Cianjur, para Kepala SOPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, para Camat di Wilayah Cianjur Selatan, para Kades Wilayah Cianjur Selatan, Dirut Bank Jabar Banten Cabang Cianjur, para pengurus ARWT Kab. Cianjur serta tamu undangan lainnya.
Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan program hibah bantuan keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, dimaksudkan untuk mendukung dan mendorong upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan peningkatan akhlakul karimah dengan pendekatan keberpihakan dan pemberdayaan masyarakat. juga sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih Bupati atas dukungan dan partisipasi seluruh RT/RW di Kabupaten Cianjur karena atas kerja kerasnya selama ini telah turut membantu meringankan beban pekerjaan Bupati.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang lebih efektif dalam pengelolaan bantuan keuangan, guna mengatasi berbagai permasalahan dan merespon kebutuhan serta menjawab tantangan perkembangan masyarakat, dengan memperkuat lembaga RT/RW sehingga mampu mengelola pembangunan secara partisipatif dalam memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah yang ada dan dirasakan oleh masyarakat.
Diakhir sambutannya Bupati memberikan beberapa arahan yaitu: pertama : berikan pengertian kepada seluruh warga masyarakat dengan benar mengenai program bantuan hibah keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur agar masyarakat lebih memahaminya dengan benar. kedua : laksanakan seluruh program yang telah direncanakan dan disepakati bersama dengan warga, dengan sungguh - sungguh, transparan dan bertanggung jawab. ketiga : lakukan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua lapisan masyarakat, pemerintahan desa/kelurahan ataupun dengan pengurus anak cabang ARWT Desa atau kelurahan setempat. keempat : gunakan dan manfaatkan dana bantuan hibah keuangan tersebut dengan sebaik – baiknya, untuk sebesar - sebesarnya kepentingan warga masyarakat dengan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesejahteraanya secara mandiri. kelima : kelola administrasi penatausahaannya dengan baik, oleh karena penatausahaan keuangan sangat menentukan proses pengelolaan keuangan. karena pengelolaan keuangan yang tidak Dijalankan dengan baik akan menimbulkan penyimpangan yang merugikan negara, untuk itu pengelolaan keuangan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang – undangan yang berlaku, sehingga akan mengurangi kesalahan - kesalahan yang mungkin terjadi. keenam : kepada seluruh kepala desa dan kelurahan serta seluruh jajaran Asosiasi Rukun Warga Dan Rukun Tetangga Indonesia (ARWT Indonesia) Kabupaten Cianjur, agar senantiasa mengawal, mengarahkan dan mengawasi penggunaan dan penyalurannya, supaya tidak terjadi penyalahgunaan dan penyimpangan dalam penggunaannya.
Sementara itu Ketua ARWT Kabupaten Cianjur, Drs. H. Ahmad Gunawan melaporkan, kegiatan Pencanangan dan Penyerahan Simbolis Hibah Bantuan Keuangan Kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur ini merupakan kegiatan tahap Kedua. Tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2012 di Lapang Prawatasari. dengan peserta yang diundang dari 16 kecamatan di wilayah Cianjur Selatan. (AND2, Dadan,yn)
Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan program hibah bantuan keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, dimaksudkan untuk mendukung dan mendorong upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan peningkatan akhlakul karimah dengan pendekatan keberpihakan dan pemberdayaan masyarakat. juga sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih Bupati atas dukungan dan partisipasi seluruh RT/RW di Kabupaten Cianjur karena atas kerja kerasnya selama ini telah turut membantu meringankan beban pekerjaan Bupati.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang lebih efektif dalam pengelolaan bantuan keuangan, guna mengatasi berbagai permasalahan dan merespon kebutuhan serta menjawab tantangan perkembangan masyarakat, dengan memperkuat lembaga RT/RW sehingga mampu mengelola pembangunan secara partisipatif dalam memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah yang ada dan dirasakan oleh masyarakat.
Diakhir sambutannya Bupati memberikan beberapa arahan yaitu: pertama : berikan pengertian kepada seluruh warga masyarakat dengan benar mengenai program bantuan hibah keuangan kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur agar masyarakat lebih memahaminya dengan benar. kedua : laksanakan seluruh program yang telah direncanakan dan disepakati bersama dengan warga, dengan sungguh - sungguh, transparan dan bertanggung jawab. ketiga : lakukan koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua lapisan masyarakat, pemerintahan desa/kelurahan ataupun dengan pengurus anak cabang ARWT Desa atau kelurahan setempat. keempat : gunakan dan manfaatkan dana bantuan hibah keuangan tersebut dengan sebaik – baiknya, untuk sebesar - sebesarnya kepentingan warga masyarakat dengan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesejahteraanya secara mandiri. kelima : kelola administrasi penatausahaannya dengan baik, oleh karena penatausahaan keuangan sangat menentukan proses pengelolaan keuangan. karena pengelolaan keuangan yang tidak Dijalankan dengan baik akan menimbulkan penyimpangan yang merugikan negara, untuk itu pengelolaan keuangan harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang – undangan yang berlaku, sehingga akan mengurangi kesalahan - kesalahan yang mungkin terjadi. keenam : kepada seluruh kepala desa dan kelurahan serta seluruh jajaran Asosiasi Rukun Warga Dan Rukun Tetangga Indonesia (ARWT Indonesia) Kabupaten Cianjur, agar senantiasa mengawal, mengarahkan dan mengawasi penggunaan dan penyalurannya, supaya tidak terjadi penyalahgunaan dan penyimpangan dalam penggunaannya.
Sementara itu Ketua ARWT Kabupaten Cianjur, Drs. H. Ahmad Gunawan melaporkan, kegiatan Pencanangan dan Penyerahan Simbolis Hibah Bantuan Keuangan Kepada RT/RW dari Pemerintah Kabupaten Cianjur ini merupakan kegiatan tahap Kedua. Tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2012 di Lapang Prawatasari. dengan peserta yang diundang dari 16 kecamatan di wilayah Cianjur Selatan. (AND2, Dadan,yn)
![]() |
| Cianjur |
26 Juni 2012, 11:01 WIB
Polres Cianjur merayakan HUT Bhayangkara ke 66, salah satu kegiatannya, menggelar Bhayangkara Fun Bike pada hari Minggu 24 Juni 2012 yang diikuti oleh 1000 orang peserta dari berbagai kalangan dengan penuh semangat dan antusias, karena kegiatan Fun bike seperti ini biasanya hanya dilaksanakan pada event-event tertentu saja.
Acara bersepeda santai yang dibuka langsung oleh Kapolres dan Wakil Bupati Cianjur, dihadiri oleh Ketua DPRD Cianjur serta diikuti oleh peserta mulai dari orang tua, anak-anak, remaja serta anggota klub sepeda dan komunitas sepeda ontel Cianjur dengan rute dimulai dari lapangan kantor Polres Cianjur, jalan Abdullah Bin Nuh - melewati BTN Bumi Mas Bayubud - Simpang Ciharashas Cilaku - Jl. Perintis Kemerdekaan - Jl. Arief Rahman Hakim - Jl. DR. Muwardi (ByPass) dan kembali ke jalan Abdullah Bin Nuh menuju garis finish di Polres Cianjur. Sedangkan rute Orangtua dan anak-anak hanya melintasi jalan nagrak joglo dan finish di tempat yang sama.
Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur , AKBP. H. Agustri Heriyanto, S.IK. mengatakan maksud dan tujuan menyelenggarakan sepeda santai untuk lebih mempererat jalinan tali silaturahmi Jajaran Polri dengan masyarakat, serta untuk selalu menjaga stamina dan kesehatan tubuh dengan berolahraga.
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, dr. H. Suranto, MM. mengatakan "Merasa senang dan bangga dengan banyaknya peserta yang mengikuti acara sepeda santai dalam rangka ikut memperingati HUT Bhayangkara ke 66 yang diselenggarakan oleh Polres Cianjur. Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk ikut membaur dan bersatu dari semua kalangan, baik itu Kepolisian, TNI, Pemerintah serta warga masyarakat dengan melakukan aktivitas olahraga bersama, sehingga dapat menjalin tali silahturahmi".
Para peserta yang mengikuti Bhayangkara Fun Bike ini tanpa dipungut bayaran oleh panitia, dan mendapatkan beberapa hadiah menarik dari Kemitraan Polisi yang di bagikan dengan cara pengocokan nomor pendaftaran untuk seluruh peserta yang telah mengikuti semua pos/etape sampai finish.
Acara bersepeda santai yang dibuka langsung oleh Kapolres dan Wakil Bupati Cianjur, dihadiri oleh Ketua DPRD Cianjur serta diikuti oleh peserta mulai dari orang tua, anak-anak, remaja serta anggota klub sepeda dan komunitas sepeda ontel Cianjur dengan rute dimulai dari lapangan kantor Polres Cianjur, jalan Abdullah Bin Nuh - melewati BTN Bumi Mas Bayubud - Simpang Ciharashas Cilaku - Jl. Perintis Kemerdekaan - Jl. Arief Rahman Hakim - Jl. DR. Muwardi (ByPass) dan kembali ke jalan Abdullah Bin Nuh menuju garis finish di Polres Cianjur. Sedangkan rute Orangtua dan anak-anak hanya melintasi jalan nagrak joglo dan finish di tempat yang sama.
Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur , AKBP. H. Agustri Heriyanto, S.IK. mengatakan maksud dan tujuan menyelenggarakan sepeda santai untuk lebih mempererat jalinan tali silaturahmi Jajaran Polri dengan masyarakat, serta untuk selalu menjaga stamina dan kesehatan tubuh dengan berolahraga.
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur, dr. H. Suranto, MM. mengatakan "Merasa senang dan bangga dengan banyaknya peserta yang mengikuti acara sepeda santai dalam rangka ikut memperingati HUT Bhayangkara ke 66 yang diselenggarakan oleh Polres Cianjur. Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk ikut membaur dan bersatu dari semua kalangan, baik itu Kepolisian, TNI, Pemerintah serta warga masyarakat dengan melakukan aktivitas olahraga bersama, sehingga dapat menjalin tali silahturahmi".
Para peserta yang mengikuti Bhayangkara Fun Bike ini tanpa dipungut bayaran oleh panitia, dan mendapatkan beberapa hadiah menarik dari Kemitraan Polisi yang di bagikan dengan cara pengocokan nomor pendaftaran untuk seluruh peserta yang telah mengikuti semua pos/etape sampai finish.















